How insensitive
I must have seemed
When he told me that he loved me
How unmoved and cold
I must have seemed
When he told me so sincerely
Why he must have asked
Did I just turn and stare in icy silence
What was I to say?
What can you say
When a love affair is over?
Now he’s gone away
And I’m alone
With a memory of his last look
Vague and drawn and sad
I see it still
All the heartbreak in his last look
How he must have asked,
Did I just turn and stare in icy silence
What was I to say?
What can you say
When a love affair is over?
How insensitive! Betapa tak-sensitifnya, atau betapa dinginnya, atau juga betapa teganya! Salah satu lagu jazz favorit gue nih, aku dengerin yang versi astrud gilberto, ga tau siapa penyanyi aslinya, tapi cover version dari lagu ini cukup banyak, iramanya emosional dan dalam… termasuk liriknya.
Selama ini kaum wanita selalu mengaku kalau mereka selalu mementingkan perasaan ketimbang logika, in other word women are sensitive. But not for this woman in this song… lagu ini menceritakan tentang seorang wanita yang insensitiv, yang menolak pernyataan cinta dari seorang pria “How insensitive I must have seemed, When he told me that he loved me” ketika dia dinyatakan cintanya dia bertindak sangat dingin, dia mengakuinya di lirik lagu “Why he must have asked Did I just turn and stare in icy silence” tapi dalam kasus cerita lirik lagu ini, si cewe kayaknya punya perasaan juga sama pria yang menyatakan cintanya, dan dia menyesalinya, dan dia juga tau kalau si hati si pria telah hancur “Now he’s gone away And I’m alone With a memory of his last look. Vague and drawn and sad I see it still All the heartbreak in his last look” sekarang dia pergi, dan aku sendiri dengan ingatanku pada tatapan terakhirnya, betapa sedih, dalam dan hampa, saya lihat hati yang hancur dalam tatapan terakhinya. Tapi apa yang terjadi diakhir cerita? Ah, sungguh teganya si wanita. Dia berkata “What was I to say? What can you say When a love affair is over?” apa mau dikata? Apa yang kamu mau bilang? Cinta telah usai… ya sudah, yang sudah berlalu biarlah berlalu…
ah! itulah wanita, kalau tidak menjadi malaikat dia adalah setan, ada istilah pernah saya baca “woman is the most dangerous creature ever” dia bisa menorehkan luka yang bahkan lebih sakit daripada torehan pedang! Dia sadar, dia tau tapi dia insensitive! Huhuhu untuk-ku yang pernah menyatakan cintanya tapi ter-indahkan begitu saja…
how insensitive!!!